Jakarta, 26 Agustus 2025 – Dalam wawancara usai debut gemilangnya bersama Everton, Jack Grealish jujur mengungkapkan bahwa selama dua musim terakhir di Manchester City, ia sempat kehilangan gairah bermain yang biasanya ia rasakan setiap kali melangkah ke lapangan.
Grealish menuturkan bahwa tanda paling jelas dari kehilangan semangat tersebut adalah ketika rasa antusias saat hari pertandingan tidak lagi terasa — sesuatu yang bahkan diperhatikan oleh keluarganya di rumah. Ia menegaskan:
“Saya sangat mencintai sepak bola. Tapi mungkin dalam dua tahun terakhir, saya tidak benar-benar menikmatinya seperti yang seharusnya. Keluarga saya bahkan menyadarinya di rumah.”
Keputusan untuk pindah ke Everton pada musim panas 2025 datang dari kebutuhan pribadi untuk merasakan kembali perasaan cinta yang hilang itu. Grealish berharap bisa kembali merasakan semangat saat bangun di pagi hari pertandingan — yang kini ia rasakan lagi setelah bergabung dengan Everton.
Debut pertamanya di Everton memberikan sinyal positif: Grealish langsung menyumbang dua assist dalam kemenangan 2‑0 melawan Brighton di Stadion Hill Dickinson, menandai bahwa hasratnya untuk bermain kembali muncul dengan kuat.
Grealish menambahkan bahwa meski mengakui masa-masanya di Manchester City penuh kenangan dan trofi, kini ia merasakan saat yang tepat untuk sebuah perubahan — dan Everton memberinya ruang untuk menemukan kembali kebahagiaannya di lapangan.
Sorotan Utama:
Poin Utama | Isi |
---|---|
Periode kehilangan gairah | Dua musim terakhir di Man City, Grealish merasa tidak menikmati sepak bola seperti dulu. |
Kesadaran keluarga | Keluarganya menyadari perubahan semangatnya di rumah. |
Alasan pindah ke Everton | Ingin menemukan kembali cinta terhadap sepak bola dan antusiasme di hari pertandingan. |
Dampak di Everton | Debut manis dengan dua assist, menunjukkan kebangkitan performa dan gairah bermain. |
Pandangan terhadap masa lalu di City | Menghargai masa 4 tahun penuh trofi, tapi saatnya berubah demi kebahagiaan pribadi. |
Baca Juga: Ruben Amorim Kesal Usai Manchester United Seri Lawan Fulham: Kami Lupa Cara Bermain